Pemudik Diminta Waspadai Titik Rawan di Mandailing Natal
MADINA — Bagi masyarakat yang berencana untuk mudik melewati Jalan Lintas Sumatera di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, diimbau untuk mewaspadai sejumlah kerawanan yang mungkin terjadi.
Kasat Lantas Polres Mandailing Natal, AKP. Herliandri, mengatakan, terdapat sejumlah titik di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di daerah itu yang rawan, baik rawan kemacetan, kecelakaan maupun longsor.
Daerah-daerah yang tergolong rawan tersebut berada di Jalan Panyabungan – Padang Sidempuan, Jalan Panyabungan-Sumbar, Jalan Panyabungan – Natal dan jalan Panyabungan – Batahan.
Untuk jalan rawan macet terdapat 16 titik yakni pekan Sihepeng, pekan Simangambat Kecamatan Siabu, pekan Bukit Malintang, pekan Mompang, pekan Panyabungan, Pekan Maga, Pekan Laru, Kotanopan, Muara Sipongi, Bangkelang, Tarlola, Simpang Gambir, Sinunukan dan Pekan Natal.
“Kemacetan ini diakibatkan oleh adanya pedagang kaki lima yang menggelar barang dagangannya di badan jalan, Betor parkir sembarangan dan angkot menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat,” katanya di Panyabungan, Sabtu (25/5/2019).
Sedangkan daerah rawan kecelakaan lalulintas (laka) ada di jalan umum KM 11-14 jurusan Panyabungan – padang Sidempuan di desa Malintang, jalan umum KM 07- 08 jurusan Panyabungan – Kotanopan tepatnya di Desa Parbangunan. Jalan umum KM 31- 32 jurusan Panyabungan – Padang Sidempuan tepatnya desa Simangambat.
“Pada jalan rawan laka ini disebabkan oleh jalan yang sempit dan tidak adanya penerangan, kurangnya rambu jalan dan juga berada di kawasan pemukiman,” ujarnya.
Sementara untuk rawan banjir berada di jalan umum pantai barat jurusan Panyabungan Natal tepatnya di Desa Patiluban Mudik, Desa Belimbing, Kampung Sawah.