Tour d’Indonesia Etape Terakhir, Penentuan Juara Masih Seru
GILIMANUK, BALI — Etape kelima atau terakhir lomba balap sepeda Bank BRI Tour d’Indonesia dari Gilimanuk menuju Geopark Batur, Bali, Jumat pagi, masih menyisakan pertarungan seru untuk meraih gelar terbaik .
Pada kategori individu, Thomas Lebas dari Kinan Cycling Team paling berpeluang menjadi yang terbaik.
Pebalap asal Prancis ini, di etape keempat, Kamis, berhasil menyodok ke puncak klasemen berkat finis di posisi kedua.
Lebas menggeser Angus Lyons dari puncak klasemen yang didudukinya sejak etape pertama.
Kalau tidak ada kejadian yang mengejutkan, Lebas hanya perlu mewaspadai pebalap Oliver’s Real Food, Angus Lyons, serta pebalap-pebalap tim Sapura Cycling Malaysia yang secara beregu sangat kompak.
Libas saat ini unggul 1,37 menit dari Lyons sehingga ia diperkirakan akan mewaspadai pergerakan saingan terdekatnya itu. Lebas akan menjaga tetap berada dalam satu peleton dengan Angus.
Di tengah persaingan kedua pebalap itu, duo Sapura, Cristian Raileanu dan Jesse Ewart, akan berupaya mencuri kesempatan.
Dengan dukungan tim Sapura yang sangat solid, Raileanu dan Jesse bisa saja menyodok ke atas.
Raileanu saat ini tertinggal 3,27 menit dari Lebas, sedangkan Jesse tertinggal 4,36 menit.
Selain di nomor umum, Lebas juga berpeluang mengunci gelar sebagai raja tanjakan, apalagi medan etape lima masih menyisakan tanjakan terjal menuju kawasan dataran tinggi Geopark Batur.
Di perebutan jersey biru sebagai simbol raja tanjakan, Lebas sudah nengumpulkan 55 poin, unggul jauh dari peringkat kedua Amir Kolahdozagh (Taiyuan Miogee Cycling Team) yang memiliki poin 37.
Bahkan, Lebas pun berpeluang merebut jersey merah karena diperebutan poin stage sprint, Libas yang mengumpulkan 22 poin berada di posisi kedua di bawah Duplooy Rohan dari ProTouch yang mengumpulkan poin 39.