Turnamen Catur Internasional 2020 Diadakan di Ambon
AMBON – Ketua umum PB Percasi, Utut Adianto, menyatakan turnamen catur internasional 2020 akan digelar di kota Ambon, Maluku.
“Menjawab permintaan gubernur Maluku, Murad Ismail, agar turnamen catur internasional digelar di Maluku, saya jawab kita akan gelar di Ambon tahun depan, ini bagian penghargaan kesiapan provinsi Maluku di tengah bencana gempa susulan yang masih melanda,” katanya, di Ambon, Sabtu (26/10/2019).
Ia mengatakan, permintaan gubernur direspons pengurus PB Percasi menetapkan kota Ambon sebagai tuan rumah turnamen catur internasional 2020.
Kejurnas catur, apa pun situasinya, walaupun bencana gempa melanda sekalipun tetap harus diadakan.
“Kali ini kejurnas dan rekernas catur acara pembukaannya sangat rapi, ada penampilan musik dan lainnya. Inilah penghargaan bagi masyarakat catur,” katanya.
Ia mengatakan, tahun lalu ia melantik ketua Pengprov Percasi Maluku, Edwin Huwae, sekaligus menyampaikan usulan pelaksanaan kejurnas.
“Kejurnas nasional di Maluku terakhir dilaksanakan pada 1995 dan ini sudah 24 tahun, karena itu harus kembali digelar di kota ini,” ujarnya.
Kejurnas ini diharapkan akan hadir pecatur dari semua provinsi di Indonesia, untuk melahirkan prestasi.
“Saya yakin, tidak ada satu suku atau ras tertentu yang kuat di olah raga catur, karena itu dengan latihan yang disiplin dan teratur akan tercipta juara baru dengan prestasi yang gemilang,” kata Utut.
Ia menambahkan, juara senior putra putri di kejurnas catur ini akan dikirim ke Olimpiade catur 2020 di Khanty Mansiysk Russia, sedangkan juara di kelompok umur 7-19 tahun putra putri akan dikirim ke kejuaraan Asean 2020.