Risma Tekankan Pentingnya Penguatan Pendidikan Agama
SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, menekankan pentingnya penguatan pendidikan agama, khususnya di masjid-masjid Kota Pahlawan, Jatim, dengan harapan para generasi muda khususnya anak-anak memiliki akhlak yang baik dan budi pekerti luhur.
“Kemarin itu, saya ngobrol dengan beberapa anak, tiba-tiba marah-marah. Saya tanya ke orang Satpol PP, kenapa dia? Tidak tahunya anak itu mabuk. Makanya, saya titipkan mereka ke anggota NU, agar bisa mendidik mereka, melalui pendidikan agama, terutama di masjid-masjid,” kata Wali Kota Risma di Surabaya, Minggu (8/3/2020).
Maka dari itu, Wali Kota Risma berharap agar kerja sama antara pemerintah dan seluruh organisasi keagamaan yang ada, khususnya Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah bisa terus terjalin dengan baik. Hal ini bisa dilihat dari perkembangan Kota Surabaya yang kondisinya lebih kondusif di banding daerah lain.
“Jadi banyak sekali kerja sama yang sudah kami lakukan antara pemerintah dengan NU dan Muhammadiyah, sehingga kita lihat perkembangan Surabaya ini jauh dari pergesekan-pergesekan antarumat. Kondisinya sangat stabil dibandingkan daerah lain,” katanya.
Menurut Risma, hal itu juga disampaikan pada saat pengajian akbar dalam rangka Peringatan Hari Lahir Nadlatul Ulama (NU) ke 97 dan Madrasah Kader Nadlatul Ulama (MKNU) XXXII, yang digelar PCNU Surabaya di Aula Bir Ali Asrama Haji, Sukolilo Surabaya, Sabtu (7/3/) malam.
Turut hadir dalam acara ini, Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU M. Nuh, Ketua PWNU Jawa Timur K.H. Marzuki Mustamar, Ketua PCNU Kota Surabaya K.H. Ahmad Muhibbin Suhri, Dewan Penasehat GP Ansor Surabaya, Eri Cahyadi hingga ratusan anggota MKNU.