Pedagang Pasar Beringharjo Berharap Pariwisata DIY Dibuka Kembali

Editor: Makmun Hidayat

YOGYAKARTA — Sejumlah pedagang los pakaian di Pasar Tradisional Beringharjo Yogyakarta berharap pemerintah segera membuka kembali pariwisata yang ada di Yogyakarta dalam waktu dekat ini. Hal itu menyusul mulai digaungkannya kebijakan new normal oleh pemerintah pusat sejak beberapa waktu terakhir. 

Para pedagang berharap dibukanya kembali dunia pariwisata di Yogyakarta akan membuat perekonomian masyarakat khususnya para pelaku UKM bisa kembali normal seperti sebelumnya-sebelumnya. Mengingat selama dua bulan lebih belakangan mereka memiliki penghasilan akibat tak ada wisatawan yang berkunjung ke Jogja.

“Kita berharap new normal bisa segera diberlakukan di Jogja. Transportasi dan tempat-tempat pariwisata dibuka. Sehingga wisatawan juga bisa masuk ke Jogja lagi,” ungkap salah seorang pedagang batik di Pasar Beringharjo, Sini, Selasa (02/06/2020).

Salah seorang pedagang Pasar Beringharjo Yogyakarta, Sini tengah melayani pembeli, Selasa (2/6/2020). -Foto: Jatmika H Kusmargana

Berdagang pakaian batik selama lebih dari 20 tahun di Pasar Beringharjo, Sini mengungkapkan baru kali ini ia merasakan musim libur lebaran yang teramat sepi. Selama beberapa bulan sejak sebelum puasa hingga pasca lebaran, tak banyak dagangannya yang laku terjual. Padahal biasanya musim libur lebaran merupakan puncak peningkatan omzet dagangannya.

“Selama puluhan tahun, baru kali ini saya merasakan kondisi seperti ini. Pedagang benar-benar tidak bisa berjualan. Tak ada wisatawan yang datang. Pasar yang biasanya ramai juga jadi sepi,” ungkapnya.

Lihat juga...