RI-Maladewa Sepakat Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Ekonomi

Admin

JAKARTA, Cendana News – Presiden Ibrahim Mohamed Solih berharap ada peluang bagi warga Negara Maladewa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di Indonesia.

Presiden Ibrahim Mohamed Solih juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan antara Maladewa-Indonesia.

Dan, perlunya lebih mengeksplorasi bidang-bidang kerja sama baru untuk memperkuat kemitraan.

Dia menyampaikan hal itu dalam pertemuan bilateral bersama Duta Besar RI untuk Maladewa (non-residen) Dewi Gustina Tobing di Male, pekan ini.

Dubes RI untuk Maladewa, Dewi Gustina Tobing dalam pertemuan itu menyambut baik usulan kerja sama tersebut.

Dewi Gustina Tobing mengatakan, bahwa pendidikan dan universitas serta vokasi Indonesia terbuka bagi Maladewa.

Dubes Dewi Gustina Tobing juga sepakat perlunya penguatan dialog antara kedua negara, untuk mengangkat peluang yang ada.

Presiden Ibrahim dan Dubes Dewi juga sepakat perlunya peningkatan hubungan antarmasyarakat, atau people-to-people relations.

Dewi Gustina Tobing  mengatakan, Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.

Dengan hubungan sejarah di bidang budaya yang terjalin sejak lama, akan menjadi jembatan kuat dalam meningkatkan aktivitas people-to-people RI-Maladewa.

Dalam kesempatan itu, Dewi Gustina Tobing menyampaikan perlunya kedua negara mendorong peningkatan hubungan perdagangan.

Dia mengatakan, volume perdagangan RI-Maladewa pada tahun 2021 senilai 40,8 juta Dolar AS. Dan, surplus bagi RI 39,5 juta Dolar AS.

Namun nilai tersebut masih jauh dari potensi, mengingat Maladewa mengimpor hampir 90 persen kebutuhan dalam negerinya.

Adapun total impor Maladewa pada tahun 2021 sekitar 2,5 miliar Dolar AS.

Lihat juga...