60 persen Rumah Sakit di Indonesia milik swasta

Admin

JAKARTA, Cendana News – Saat ini 60 persen rumah sakit di Indonesia dimiliki oleh pihak swasta, dan jaringan rumah sakit rujukan belum menjangkau semua daerah.

Selain itu pula belum semua provinsi memiliki rumah sakit dengan layanan seperti kemoterapi, dan stroke service.

Untuk itu pemerintah berharap pada tahun 2027 jaringan rumah sakit sudah bisa menjangkau 100 persen kabupaten/kota di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dikutip dari laman infopubik, Jumat (28/10/2022).

Dia menyatakan, bahwa sekitar 60 persen dari total rumah sakit yang ada di Indonesia saat ini merupakan milik swasta.

Karenanya perlu kerja sama berkesinambungan dan kolaborasi antara pemerintah dan swasta.

“Khususnya, dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan berdaya saing di sektor kesehatan,” ujarnya.

Untuk itu, pemerintah telah memberi kesempatan kepada semua investor asing untuk ikut membangun rumah sakit di Indonesia.

Airlangga mengatakan, bahwa saat ini sekitar satu juta penduduk Indonesia berobat ke luar negeri per tahun, dengan perkiraan nilai belanja sekitar Rp165 triliun.

Menurutnya, angka tersebut menjadi peluang besar dan menjadi refleksi bagi rumah sakit di Indonesia untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di dalam negeri.

Sebab itu, pemerintah melalui PT Hotel Indonesia bekerja sama dengan Indonesia Healthcare Corporation akan membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan dan Pariwisata pertama di Indonesia, yakni KEK Sanur di Provinsi Bali.

Rencananya, KEK Sanur akan terbagi menjadi “healthy and wellness zone” dan “tourism and supporting zone”.

Lihat juga...