19 November 1988, Presiden Soeharto resmikan 11 Pabrik Petrokimia dan penggunaan Tol Jakarta-Cikampek

Sementara terkait jalan tol Jakarta-Cikampek, Presiden Soeharto menyebutkan, peresmian tersebut memiliki arti ekonomi yang tinggi, karena jalan itu terletak di salah satu jalur lalu lintas yang terpadat di Indonesia.

Walaupun dalam jarak yang terbatas, jalan tol Jakarta-Cikampek akan menjadi jalur penghubung antara daerah-daerah yang sedang berkembang pesat di pulau Jawa dan daerah-daerah yang masa depan di pulau Sumatera.

“Dengan terus bertambah lancarnya hubungan lalu lintas tadi, maka daerah-daerah akan saling menjadi kekuatan pendorong bagi kemajuan masing-masing. Semuanya tadi pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Presiden Soeharto.

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993”, hal 92. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: Nazaruddin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Lihat juga...