Danpusterad TNI tinjau simulasi penanganan bencana erupsi Gunung Merapi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA, Cendana News — Kepala Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) TNI, Letjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E.,M.M meninjau pelaksanaan simulasi penanganan bencana alam bencana Erupsi Gunung Merapi, berpusat di lapangan desa Glagaharjo, Cangkringan Sleman, Kamis (30/11/2022).

Letjen TNI Teguh Muji Angkasa menilai, latihan serta simulasi dengan melibatkan berbagai pihak ini penting dilakukan guna memastikan kesiapan seluruh pihak khususnya TNI guna mengantisipasi bencana erupsi Gunung Merapi yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

“Bencana erupsi Gunung Merapi merupakan ancaman terbesar di DIY. Belajar dari tahun 2010, kita harus melakukan persiapan dan antisipasi, guna membantu masyarakat terdampak. Tujuannya agar dapat meminimalisir jatuhnya korban, ketika bencana itu terjadi,” katanya.

Selain untuk melatih kerjasama semua pihak, kegiatan pelatihan ini juga dinilai sangat penting guna melihat kesiapan mobilisasi transportasi dalam proses evakuasi korban erupsi. Termasuk melihat pergerakan personil sesuai radius yang ditentukan BPBD.

“Bagaimana mekanisme prosedur setiap instansi mulai dari korem, kodim, polres, maupun instansi terkait dalam melaksanakan kegiatan penanganan erupsi guna meminimalisir korban. Karena bagaimanapun kita tdak bisa kerja sendiri, tapi harus bekerja sama. Semua harus paham tugas sesuai tupoksi masing-masing,” ungkapnya.

Simulasi penanganan Erupsi Gunung Merapi ini digelar jajaran TNI khususnya Korem 072 Pamungkas dan Kodim 0732 Sleman bersama pihak-pihak terkait mulai dari Polri, BPBD, Basarnas, Tagana, hingga unsur Pemerintah, mulai dari tingkat Propinsi, Kabupaten, Kecamatan hingga Desa.

Lihat juga...